24 Maret, 2012

SURAT TILANG WARNA MERAH VS BIRU

// // Leave a Comment
 

Pengalaman ini  berasal dari teman temannya teman saya dimana teman saya mempunyai teman lagi…( hehe bingung yach )  begini ceritanya :

Pada suatu hari tengah bolong di sebuah jalan raya ramai kendaraan berlalu lalang.banyaknya para pejalan kaki menapaki lantai2 trotoar di kiri kanan jalan membuat riuh di sudut jalan itu..di sebelah kiri jalan terlihat sebuah razia,dan disana terlihat sebuah Taxi terjaring. “ mana sim dan STNK anda” Tanya Polisi.. “ada pak,komplit”sambil merogoh saku belakang celana jeansnya…” apa salah saya pak “Tanya sopir itu lagi yang kelihatan kesal karena belum dapat setoran..” lihat tuh plat nomornya bukan asli, saya tilang yach” jawab polisi sambil mengeluarkan surat tilang.“tunggu dulu pak jangan main tilang aja, plat nomornya hilang makanya saya pake yang ini daripada ga pake”
“ eh, ngelawan petugas kamu yah mau saya kurung..sekarang itu banyak mobil curian tahu” jawab polisi lagi dengan nada tegas
“ ini bukan mobil curian pak, kan ada STNKnya, terus kenapa ditilang” sopir taxi mulai kesal..sedangkan teman temannya teman saya hanya melongo di dalam taxi yang kebetulan dia sedang sial naik taxi ini karena dia sedang terburu2 untuk kuliah..
 “ kamu banyak ngelawan saya tilang aja”  sambil mengeluarkan surat tilangwarna merah .” baiklah pak saya minta yang warna biru aja surat tilangnya “ jawab sopir taxi itu secara tegas yang kelihatan sudah pengalaman karena ia kelihatan begitu berani.
“ kamu tau warna biru sekarang sudah tidak berlaku lagi” jawab polisi lagi
“ begitu ya pak, baiklah kalo begitu saya minta foto bapak aja” sambil mengeluarkan handphonenya yang berkamera..
“ apa2an kamu melawan petugas, kamu wartawan bukan” jawab polisi sambil berlalu..
“tunggu dulu pak saya mau mau foto bapak, kan tadi bapak bilang surat warna biru sudah tdk berlaku” sambil mengarah2kan kamera kearah polisi itu.
Kemudian si sopir di cegat polisi lain dan bertanya.. “kenapa kamu melawan polisi” Tanya polisi itu..”dia bilang surat tilang warna biru sudah tdk berlaku, dan saya mau foto dia “
Kemudian polisi itu pergi dan melakukan perbincangan 4 mata dengan polisi tadi..kemudian polisi tadi balik lagi dan memberikan surat tilang warna birudan berkata “ini surat tilangnya, segera bayar ke ATM dan kamu bisa ambil STNK dan SIMnya di sini“

Nah cerita ini memberikan pengalaman yang berharga buat saya bahsanya surat tilang itu ada dua jenis :
Surat tilang warna biru, berarti kita mengakui kesalahan & bersedia membayar denda. Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah norek Bank BUMN dan jumlah dendanya tak sampai 50 ribu). Setelah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM/STNK kita di kapolsek terdekat tempat dimana kita ditilang. 

Surat tilang warna merah, berarti kita menyangkal melanggar aturan & mau membela diri secara hukum (sidang) di pengadilan setempat. Nantinya akan terbukti apakah kita bersalah/tidak bersalah. & akan menerima hukuman sesuai dengan perundangan lalu lintas yang berlaku.Namun disini banyak calonya yang mengakibatkan pembengkakan denda .

Begitulah sobat2 jadi daripada ga jelas uang damai kita kepada polisi lebih baik kita berikan saja ke pemerintah ( transfer ATM) yang sudah jelas masuk pendapatan Negara..
SUMBER

0 comments:

Poskan Komentar

Berkomentarlah yang sopan dan santun. Komentar yang tidak sopan akan di hapus.
Terimakasih.... :)